BEREDAR Video Siswi SMP Diam Dibully di Kelas Dipukuli 3 Siswa, Polisi hingga Gubernur Angkat Bicara

0
139

Suarabinjai,- Gubernur Ganjar Pranowo Geram Langsung Telepon Kepsek, Viral Video Bully Siswi SMP Ditampar di Kelas.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tak menyangka kali pertama mengetahui aksi bullying antarsiswa di sebuah SMP di Purworejo.

Begitu melihat video yang viral tersebut, Ganjar berujar langsung menelepon kepala sekolah terkait.

“Saya sudah telepon Kaseknya.”

“Sudah ditangani sekolah, saya sedang minta detilnya,” kata Ganjar dalam pesan singkat, Rabu (12/2/2020) malam.

Ganjar mengatakan kasus tersebut sudah ditangani kepala sekolah dan polisi setempat.

“Besok saya minta pengawas sekolah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo turun untuk klarifikasi, sekaligus mengambil tindakan.”

“Karena mereka masih anak-anak, saya minta diberikan konseling bersama ortunya,”tambah Ganjar.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial, video aksi bully tiga siswa kepada seorang siswi di dalam kelas salah satu SMP di Purworejo.

Video berdurasi 28 detik itu beredar di media sosial, terutama Instagram dan WhatsApp Group.

Tak hanya menampar atau memukul, beberapa tendangan juga dilancarkan dalam video tersebut.

Ada juga yang memukul menggunakan gagang sapu ijuk.

Siswi bersangkutan hanya bisa duduk di kursi membenamkan kepalanya dalam-dalam ke meja.

Dia terdengar menangis tersedu-sedu.

Teman-temannya yang melakukan perundungan malah tertawa sambil terus berulah.

Berikut narasi yang dilampirkan dalam keterangan video itu.

“Tlg sebarin aduh benar sakit hati menangis mimin liat kaya gini.Kelakuan bejad anakĀ² jaman sekarang

Sekolah tuh buat nuntut ilmu bentuk karakter supaya baik bukan malah kelakuan kaya preman

Ngebully anak org apalagi anak perempuan main pukul main tendang emang kalian pikir itu ga sakitt…

Tolong Viralkan biar anakĀ² bego divideo ini di DO aja dari sekolahnya apalagi anak cewe yg dibully ini kekurangan ga kaya anak normal.”

Wakapolres Purworejo, Kompol Andis Arfan Tofani, yang dihubungi membenarkan kejadian tersebut.

“Ya (kejadian di SMP di Purworejo), tapi untuk ininya baru kita dalami.”

“Intinya dari Polres Purworejo baru mendalami kasus itu.”

“Itu saja, infonya masih terbatas dulu karena kami perlu konfirmasi-konfirmasi, mas,” jelasnya.

Kompol Andis menambahkan, Kapolres Purworejo sudah membentuk tim untuk melaksanakan penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut.

Pada intinya, lanjut Andis, Polres Purworejo baru menerima laporan dan menindaklanjuti.

“Nanti dululah kalau masalah jumlah pelaku ya.”

“Karena masih pendalaman,” kata mantan Kapolsek Semarang Utara itu. 

Berikut ini video viral Siswi SMP di Purworejo dibully tiga Siswa dalam kelas.

Video berdurasi 28 detik itu beredar di media sosial, terutama Instagram dan WhatsApp Group.

Video yang diunggah aku Instagram @keluhkesahojol.id itu mempelihatkan tiga siswa SMP bersama-sama menganiaya seorang siswi SMP yang tengah duduk.

Tampak ketiganya menendang, memukul dengan tangan, bahkan menggunakan gagang sapu.

Siswi yang dipukuli tampak diam saja sembari memegang perutnya yang terlihat kesakitan.

Sementara ketiga siswa SMP tersebut senyum semringah saat menganiaya siswi tersebut.

Dari informasi, penganiayaan itu terjadi di SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo, Jawa Tengah. Wakapolres Purworejo, Kompol Andis Arfan Tofani yang dihubungi, membenarkan penganiayaan itu terjadi di SMP Muhammadiyah Butuh Purworejo.

Namun, Andis masih enggan memberitahukan detail terkait kasus tersebut.

Andis menambahkan, pihaknya sudah membentuk tim untuk menyelidiki kasus itu.

Pada intinya, Polres Purworejo baru menerima laporan dan sedang menindaklanjuti.

(suarabinjai.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here