Home BINJAI & SEKITARNYA DELI SERDANG BREAKING NEWS: Kades Ketangkuhen Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka Tusuk di...

BREAKING NEWS: Kades Ketangkuhen Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka Tusuk di Leher

-

Suarabinjai, – Kepala Desa Ketangkuhen Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang dikabarkan tewas mengenaskan. 

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (10/11/2019).

Di mana seorang Kepala Desa Ketangkuhen Kecamatan Sibolangit ditemukan tewas bersimbah darah di Dusun 8, Kecamatan Delitua.

Tidak hanya itu, pria yang diperkirakan berusia 60 tahun tersebut ditemukan dalam posisi duduk dengan luka di tenggorokan.

Diduga luka tersebut akibat benda tajam.

Terkait informasi tersebut, awak media mencoba konfirmasi kebenaran kepada Kapolsek Delitua, .

Kapolsek Delitua AKP Doly Nelson Nainggolan membenarkan informasi tersebut.

“Betul pak, di Jalan Eka Surya Dusun 8 Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deliserdang. Kompleks Permata Surya indah,” ujarnya dengan singkat.

Pantauan di lokasi, puluhan warga, memadati lokasi penemuan mayat bersimbah darah di dalam kamar mandi rumah pendeta.

Adapun identitas korban yang berhasil dihimpun yakni, Rely Kemit (57) Kepala Desa Ketangkuhen Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

“Bapak itu sudah tiga bulan di sini. Kalau kabar yang beredar ia mengalami tekanan pikiran,” ujar warga sekitar Ayu.

Sementara rumah yang memiliki pagar berwarna cokelat ini, telah diberi garis polisi.

Camat Delitua Wakil Karo-karo mengatakan kejadian pukul, 10.30 WIB, di mana saat itu posisi rumah hanya ada pembantu.

“Menurut salah seorang pembantu yang bernama Lestari (25) bahwa korban sedang berada di kamar mandi, dan dipanggil panggil selama 15 menit juga tidak ada sahutan,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Lebih lanjut dijelaskan Camat, begitu menerima informasi, dari kepala dusun sini, ia bersama rekannya langsung ke rumah Pendeta Gayus Bangun.

“Kadus meminta salah seorang warga untuk menemani untuk melihat situasi.

Setelah pintu kamar mandi dibuka, korban terlihat dalam posisi duduk dan sudah tidak bernyawa,” katanya.

Saat ditanya perihal luka yang terdapat ditubuh korban, pria yang menggunakan baju kaos merah ini menuturkan, ada beberapa luka.

“Kalau luka ada beberapa luka di perut, leher dan dada.

Untuk di dada kiri, masih tertancap sebilah pisau.

Korban sendiri tinggal di rumah seorang pendeta bermarga Barus dalam urusan berobat, kurang lebih tiga bulan ini,” katanya.

Wakil Karokaro, mengatakan menurut pengacara korban yang diketahui marga Manulang, Rely Barus berencana menceraikan istrinya.

“Namun istrinya tetap tidak mau menceraikan korban sehingga korban memilih untuk belajar agama dan jadi pengembala tuhan,”katanya.

Seorang pria yang menggunakan kemeja biru, terlihat tidak terima atas kematian adiknya tersebut (Relly).

Ia yang datang menggunakan Kijang Jantan berwarna silver terlihat terburu-buru dan masuk ke dalam rumah tempat ditemukannya korban tewas bersimbah darah.

“Hotman, tuhan itu tahu apa yang kau buat.

Kau bilang mau menjaga adikku.

Hotman. Mati dia.

Ha. Sudah puas kau Hotman,” kesal pria yang mengaku abang Relly.

Di lokasi, jasad diangkat dari kamar mandi oleh petugas kepolisian dan dibawa ke RS Bhayangkara Medan.

usai melakukan autopsi, petugas langsung membawa jenazah ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.

Sementara rumah tempat Rely ditemukan tewas langsung dipasang garis polisi oleh petugas.

Keterangan Polisi

Rely Kemit, warga Jalan Jamin Ginting, Desa Tangkuhen, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang ini ditemukan tewas di sebuah rumah dalam kamar mandi milik seorang pendeta gereja GSRI, Desa Martelu, Kecamatan Sibolangit yang diketahui bernama Gayus Bangun.

Kapolsek Delitua AKP Dolly B Nainggolan membenarkan kejadian dugaan bunuh diri di Jalan Eka Surya, Komplek Taman Permata Surya Blok E-15, Dusun VIII, Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang.

“Kejadian tadi sekitar pukul 10.00 WIB,”katanya, Minggu (10/11/2019).

Ia menceritakan pada Minggu (10/11/2019) sekitar pukul 10.00 WIB Gayus Bangun pemilik rumah ditelpon oleh pembantu rumah tangga yang diketahui bernama Lestari boru Sembiring (25) dan menceritakan bahwa Rely Kelit berada di dalam kamar mandi dan tak kunjung keluar.

“Karena khawatir, Gayus Bangun menelpon kepala dusun meminta tolong agar datang ke rumahnya untuk melihat korban,” kata AKP Dolly.

Sekitar pukul 11.15 WIB, kata Dolly, kadus (kepala dusun) sampai di rumah Gayus dan melihat di kamar mandi Rely Kemit sudah bersimbah darah.

“Mereka langsung menghubungi kita saat menemukan jasad korban sedang duduk di kloset dan bersimbah darah. Kalau tidak salah kita dihubungi sekitar pukul 11.20 WIB,”ujarnya.

Mengetahui hal tersebut, pihaknya langsung ke lokasi dan melihat korban sudah tidak bernyawa dengan posisi duduk di atas kloset dan pisau tertancap di dada sebelah kiri.

“Kita langsung melakukan pemeriksaan dibantu tim INAFIS Polrestabes Medan dan didapati ada 5 luka tusukan di dada korban,”terang orang nomor satu di Polsek Delitua ini.

Kemudian, masih kata Dolly, korban sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum.

Dugaan sementara, kata pria dengan balok tiga dipundaknya ini, Rely Kemit nekat mengakhiri hidupnya dikarenakan korban lagi proses perceraian dengan sang istri.

“Maka dari itu, korban tinggal di rumah Gayus Bangun di Komplek Taman Permata Surya Blok E-15,”katanya.

(suarabinjai.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA UTAMA

Raih Medali di Kejurnas Bandung, Kapolres Binjai Beri Apresiasi Kepada Atlit Porkemi

Binjai, SB Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto memberikan apresiasi kepada para atlit Porkemi Binjai yang berhasil meraih medali...

Berhasil Mengungkap Beberap Kasus Besar, Nugroho Dipromosikan Jadi Kapolres Jepara Polda Jateng

Binjai, SBKapolri Jenderal (Pol) Idham Azis mengeluarkan TR bernomor ST/3233/XII/KEP/2019 tertanggal 6 Desember 2019 tentang mutasi Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto.Mantan...

Wanita Tanguh Zaman Milenial, Peraih mendali emas randori senior Kempo Kejurnas Bandung

Binjai, SB Menjalani kehidupan disiplin dan keras sudah tertanam pada diri...

Porkemi Binjai Raih Enam Medali di Kejurnas Bandung

Binjai, SB Meski kurang dukungan dari Pemko Binjai Porkemi tetap bisa meraih tiga emas satu perak dan dua perunggu...