Buaya Muara Tewas Usai Memakan Bebek Warga Langkat

0
23

Medan, SB

Kasubbag Humas BBKSDA Sumut, Andoko Hidayat memimpin langsung Konferensi Pers penanganan konflik Buaya Muara dengan Warga Langkat di Kantor BBKSDA Sumut Jl. SM. Raja Medan, 7 Januari 2020.


Hadir dalam konferensi pers Kasubbag Humas BBKSDA Sumut, Handoko, Kasi Wilayah 2 Stabat BBKSDA, Herbert P Aritonang, Staf Medis Dokter Hewan Yang BBKSDA Langkat, Media Unit BBKSDA Sumut.


Kasubbag Humas BBKSDA Sumut dalam kesempatanya mengatakan warga langkat telah menangkap seekor buaya pada (5/1). Penangkapan ini dikarenakan warga yang takut atau resah disebabkan munculnya buaya pada Sungai Sanggalima di Langkat.


Ditempat yang sama Kasi Wilayah 2 Stabat BBKSDA, Herbert P Aritonang menjelaskan Buaya yang ditangkap warga sempat dibawa ke Polsek Gebang Langkat, jelasnya.


Mendapat informasi adanya seekor buaya di tangkap warga, Tim BBKSDA Langkat langsung menuju Polsek Gebang untuk melakukan evakuasi Buaya yang dalam keadaan luka ditenggorokan akibat kail ukuran 8 CM dengan panjang 15 CM, ungkapnya.


Selanjutnya tim Dokter Hewan yang bertugas di BBKSDA Sumut melakukan pertolongan pertama untuk mengeluarkan kail atau mata pancing yang berada didalam tenggorokan buaya.
Herbert memaparkan, usai melakukan evakuasi dan memberi pertolongan terhadap buaya, tim BBKSDA Sumut guna untuk melakukan Isolasi masa penyembuhan, Buaya dititipkan ke penangkaran Asam Kumbang Medan Selayang pada Rabu Sore, (6/1/2020).


Namun Naas, beberapa jam dititip ke kolam buaya Asam Kumbang, Buaya berumur 15 Tahun ini Mati. ” Kami mendapat kabar sekitar jam 6 sore bahwa Buaya yang telah mengalami luka ditenggorokan akibat benda tajam/kail Mati”, cetusnya.


Herbert menambakan, Buaya yang telah mati sudah di kubur pada kawasan penangkaran Buaya Asam Kumbang Medan Selayang. “Kami akan terus melakukan monitoring dilokasi yang kabarnya masih ada buaya dewasa berada di Sungai Sanggalima”, imbuhnya.


Kasi Wilayah 2 Stabat BBKSDA berharap dan menghimbau kepada masyarakat Langkat, agar dapat memberi informasi kepada polsek terdekat atau kepada petugas BBKSDA Langkat, jika menemukan hewan dilindungi yang mengancam keselamatan warga”, tutupnya. (dodi kurniawan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here