Home HUKUM & KRIMINAL Cemburu, Alasan Suami Tusuk Istrinya yang Sedang Hamil 5 Bulan

Cemburu, Alasan Suami Tusuk Istrinya yang Sedang Hamil 5 Bulan

-

Suarabinjai, – Kasus penusukan seorang ibu yang tengah hamil lima bulan di Leuwigoong Garut oleh suaminya sendiri, diduga didasari perasaan cemburu.

E, suami dari R cemburu pada istrinya.

R, korban penusukan mengungkapkan, malam sebelum penusukan, mantan suaminya sempat datang ke rumahnya untuk menjemput anaknya yang berusia 8 tahun.

Karena, saat itu kebetulan anaknya memang sengaja dibawa oleh R ke rumah karena libur sekolah.

“Malam itu suami saya sudah bawa-bawa tongkat mau mukul mantan suami saya yang mau jemput anak,” kata R saat ditemui di ruang perawatan RSU sr Slamet Garut, Rabu (13/11/2019).

Melihat hal itu, R pun malam itu sembunyi di rumah bibinya yang tidak jauh dari rumah orangtuanya yang ditinggalinya bersama E suaminya.

R sudah menduga suaminya akan mencarinya, makanya dia bersembunyi dirumah bibinya.

“Jam 1 malam, dia datang gedor-gedor ke rumah nyari saya, orangtua saya kasih tahu saya ada di rumah bibi, padahal saya pengennya jangan dikasih tahu,” katanya.

Setelah mengetahui E ada di rumah bibinya, E pun langsung mendatanginya. Awalnya, E enggan menemui suaminya.

Namun suaminya terus berdiri di depan rumah hingga lebih dari setengah jam.

Hingga, dirinya pun menghampiri suaminya. E dan R pun akhirnya duduk bersama.

“Saat duduk dia ngelus-ngelus perut, kemudian meluk dan nyiumin saya, terus dia bilang “Kamu mau lihat saya mati,” katanya.

R sendiri saat itu sudah merasa curiga pada suaminya. Karena, gelagatnya berbeda. E tampak gelisah.

Hingga, saat dirinya lengah, E langsung menusukkan pisau ke perutnya yang tengah hamil.

“Dia mengincar perut saya, saya terus berusaha melindungi perut saya sambil teriak minta tolong, makanya saya kena tusuk di kaki, tangan dan punggung, banyak luka,” katanya.

R menuturkan, saat berusaha menusuk perutnya, suaminya begitu membabi buta. Hingga akhirnya datang saudara R dan E pun pergi.

“Saya udah lemas karena banyak luka, saya enggak melihat dia menusuk dirinya sendiri,” jelas E.

R mengaku, baru menikah dengan E sekitar 6 bulan. R sendiri, saat menikah dengan E berstatus janda beranak satu yang berusia 8 tahun. Anak R tinggal bersama mantan suami R.

R mengaku, selama menikah dirinya memang sering cekcok dengan suaminya. Terakhir, dirinya meminta suaminya untuk mencari kerja. Namun, E menolak.

“Sehari-harinya cuma tiduran, makanya saya minta dia cari kerja,” katanya.

Setiap kali cekcok, menurut R, suaminya selalu mengancam dirinya daripada pisah lebih baik mati. Sebab, sang suami tidak mau kehilangan dirinya.

Setelah kejadian ini, R meminta aparat penegak hukum bisa menghukum R seberat-beratnya dan dirinya pun akan menuntut cerai suaminya. 

(suarabinjai.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA UTAMA

Raih Medali di Kejurnas Bandung, Kapolres Binjai Beri Apresiasi Kepada Atlit Porkemi

Binjai, SB Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto memberikan apresiasi kepada para atlit Porkemi Binjai yang berhasil meraih medali...

Berhasil Mengungkap Beberap Kasus Besar, Nugroho Dipromosikan Jadi Kapolres Jepara Polda Jateng

Binjai, SBKapolri Jenderal (Pol) Idham Azis mengeluarkan TR bernomor ST/3233/XII/KEP/2019 tertanggal 6 Desember 2019 tentang mutasi Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto.Mantan...

Wanita Tanguh Zaman Milenial, Peraih mendali emas randori senior Kempo Kejurnas Bandung

Binjai, SB Menjalani kehidupan disiplin dan keras sudah tertanam pada diri...

Porkemi Binjai Raih Enam Medali di Kejurnas Bandung

Binjai, SB Meski kurang dukungan dari Pemko Binjai Porkemi tetap bisa meraih tiga emas satu perak dan dua perunggu...