Beranda LAINNYA NASIONAL Cerita Pilu Korban PHK Mudik Jalan Kaki Jakarta-Solo, Tetap Jalani Puasa di...

Cerita Pilu Korban PHK Mudik Jalan Kaki Jakarta-Solo, Tetap Jalani Puasa di Bawah Terik Matahari

-

Suarabinjai, – Maulana Arif Budi Satrio (38) warga Sudiroprajan, Jebres, Solo nekat mudik berjalan kaki dari Jakarta menuju Solo.

Keputusan itu diambilnya karena ia menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dari perusahaannya pada 8 Mei karena wabah corona.

Dengan kondisi tanpa pekerjaan, Maulana Arif Budi Satrio berpikir tak akan bisa bertahan hidup di Jakarta dalam waktu yang lama.

Jalan kaki menjadi pilihan terakhir Maulana Arif Budi Satrio untuk pulang kampung ke Solo.

Maulana Arif Budi Satrio sebelumnya telah mencoba naik bus dengan membayar tiket Rp 500 ribu, namun yang dia dapat tak sesuai ekspektasi.

“Saya mencoba naik angkutan umum, tapi sangat mahal, Rp 500.000 tarifnya. Terus yang datang bukan bus tapi Elf, dan penumpangnya melebihi kapasitas.”

“Akhirnya saya minta uangnya. Paginya saya berangkat lagi pinjam kendaraan pribadi. Sampai di Cikarang harus balik, harus ribut dulu sama petugas. Saya tetap mengotot untuk pulang karena di-PHK tidak ada pendapatan, terus mau ke mana?” sambung Rio.

Lebih lanjut, Maulana Arif Budi Satrio menyatakan telah memulai perjalanannya sejak 11 Mei 2020 dari rumah kontrakannya berlokasi di Cibubur, Jakarta Timur, selepas salat subuh.

Tiba di Gringsing, Kabupaten Batang, 14 Mei 2020, keberadaan Rio diketahui kawan-kawannya sesama sopir bus.

Setelah itu, dia tak boleh lagi berjalan kaki oleh kawan-kawannya dan akan diantar sampai Solo.

“Sampai Gringsing Kamis sore. Saya dijemput dari teman-teman Peparindo, diantar pulang ke Solo. Saya tiba di Solo hari Jumat pukul 08.00 WIB,” aku Maulana Arif Budi Satrio.

Pria yang kesehariannya kerja sebagai sopir bus pariwisata itu menempuh perjalanan selama 4 hari.

Ia berjalan sekitar 100 kilometer per hari dengan berusaha tetap menjalani puasa.

Maulana Arif Budi Satrio makan sahur dan berbukang di warung-warung yang dilintasinya.

Lebih lanjut, Maulana Arif Budi Satrio merasa beruntung karena warung tersebut tak mau dibayar setelah mendengar ceritanya.

“Saya pernah ditanya mau ke mana? Saya jawab mau ke Solo. Mereka terkejut. Ada yang minum sampai kesedak. Terus saya mau bayar, pemilik warung tidak mau dibayar,” aku sopir bus pariwisata ini.

Tentu tak mudah berpuasa sambil terus berjalan kaki di tengah panasnya matahari.

Maulana Arief Budi Satrio menilai, medan terberat yang dia hadapi ialah di kawasan Karawang Timur sampai Tegal.

“Udaranya sangat panas. Sampai gosong semua kulit saya karena panas,” ujarnya.

Jalani karantina

Maulana Arif Budi Satrio langsung menuju Posko Covid-19 untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sesampainya di Solo pada 15 Mei lalu.

Ia akan menjalani karantina selama 14 hari di Graha Wisata Niaga.

Sempat khawatir dengan tempat karantina pemkot, Rio justru merasa nyaman tinggal di sana.

“Saya kaget. Di sini teman-teman yang juga menjalani karantina itu sudah seperti keluarga. Makan terjamin, tidur nyaman, saya dapat kasur baru yang masih diplastik. Jadi benar-benar luar biasa bagi saya. Sangat memanusiakan manusia,” ucap Rio.

Selepas karantina, Rio sudah memiliki rencana kegiatan, yakni berziarah ke makam orangtuanya. 

“Rencananya setelah keluar karantina saya mau ke makam orangtua di Bonoloyo,” ujar dia.

(Suarabinjai.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA UTAMA

Lupa Matikan Kompor, Rumah Selamet Hangus Terbakar

Binjai, SB Karena lupa mematikan kompor saat memasak, rumah permanen milik Slamet, 41, warga Jl. Gambas, Kelurahan Payaroba, Binjai...

Tolak RUU HIP, Ratusan Umat Muslim Bakar Bendera PKI di Kantor DPRD Binjai

Binjai, SB Ratusan massa muslim Kota Binjai yang tergabung dalam bebebrapa organiasi Islam membakar bendera Partai Komonis Indonesia (PKI),...

Pasar Modern Rambung Gunakan Aplikasi Berbasis Online Pertama di Indonesia

Binjai, SB Wali kota Binjai HM Idaham didampingi ketua PKK Lisa Andriani meninjau langsung pasar modern Rabung di jalan...

Sambut HUT Bhayangkara ke 74, Polres Binjai Gelar Rapid Tes Kepada Pengendara

Binjai, SB Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 74, Polres Binjai melaksanakan Rapid Tes kepada para pengemudi kendaraan roda...

Haritage Resort Bukit Lawang Murah Dengan Fasilitas Lengkap

Bukit Lawang, SB Bagi kamu yang ingin berlibur di akhir pekan, banyak destinasi wisata yang dapat dikunjungi, salahsatu destinasi...