Home HUKUM & KRIMINAL Disimpan dalam Spidol dan Pasta Gigi, Bea Cukai Ungkap Modus Baru Penyeludupan...

Disimpan dalam Spidol dan Pasta Gigi, Bea Cukai Ungkap Modus Baru Penyeludupan Sabu

-

Suarabinjai, – Modus penyeludupan narkoba yang masuk ke Indonesia semakin bertambah. Pihak Bea dan Cukai Kualanamu menemukan dua modus baru.

Selain berkewarganegaraan Malaysia, pelakunya juga ada yang Warga Negara Indonesia (WNI) yakni GM (39) dan MBU yang merupakan warga Aceh.

Kasus ini pun kini sedang dikembangkan oleh pihak Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut.

Kepala Bea dan Cukai Kualanamu, Bagus Nugroho Tamtomo Putra menyebut kedua pelaku mencoba menyeludupkan sabu-sabu dengan menggunakan spidol dan pasta gigi.

Penangkapan terhadap kedua pelaku yang memang tidak saling mengenal ini dilakukan pada 17 Oktober dan 6 November lalu.

Saat itu keduanya baru saja tiba di Bandara Kualanamu dengan sama-sama menggunakan pesawat Air Asia dari Malaysia.

” Penangkapan GM berkat adanya analisa data dan profiling sementara penangkapan MBU bermula dari adanya profilling dan kecurigaan image x-ray atas barang bawaan penumpang. Setelah itu baru dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaannya dan dilanjutkan dengan pemeriksaan badan,”ujar Bagus Tamtomo Putro ketika memaparkan kasus pencegahan penyeludupan ini di kantornya Rabu, (13/11/2019).

Saat itu, lanjut Bagus, petugas langsung mencurigai ballpoint (spidol) yang ada di tas GM.

Selanjutnya dilakukan pembongkaran ballpoint dan didapati satu sedotan berwarna putih berisi kristal putih dimana didalamnya ada sabu-sabu seberat 2,3 gram.

Sementara terhadap barang bawaan yang dimiliki MBU terdapat pasta gigi dengan merk Colgate.

” Saat itu juga seluruh isinya dikeluarkan dan ditemukan di dalamnya sembilan sedotan berisi kristal putih dengan berat 21,3 gram. Setelah dilakukan pengujian awal dengan menggunakan narcotest dan uji laboratorium di BLBC Medan dan hasil uji barang tersebut adalah positif Methamphetamine atau sabu,”kata Bagus.

Kepala Kanwil Bea dan Cukai Sumut, Oza Olavia yang juga hadir dalam kegiatan pemaparan ini menyebut modus yang dilakukan oleh kedua pelaku ini menjadi menarik karena dimasukkan ke spidol maupun pasta gigi.

Disebut berkat ketelitian dan kejelian petugas hal ini patut diapresiasi. Dianggap seberapa pun narkoba adalah barang yang dilarang masuk ke Negara Indonesia.

” Yang perlu digaris bawahi modus sangat beragam, upaya sangat beragam. Sumut ini pengguna narkoba nomor 2 di Indonesia. Untuk itu peran semua pihak sangatlah penting. Sekecil apapun narkoba itu harus kita cegah peredarannya. Untuk kasus ini jangan dilihat jumlahnya saja tapi modus dan upaya yang beragam,”kata Oza Olavia.

Tertangkapnya dua pelaku ini menambah deretan panjang percobaan penyeludupan narkoba di Kualanamu.

Sebelum-sebelumya sudah pernah ditemukan penyeludupan dengan cara di simpan di anus, di celana dan di tas serta di laptop yang memang sudah di desain khusus.

Rata-rata barang yang ingin dimasukkan di dapat pelaku dari Malaysia dan akan diedarkan di Sumut.

(suarabinjai.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA UTAMA

Raih Medali di Kejurnas Bandung, Kapolres Binjai Beri Apresiasi Kepada Atlit Porkemi

Binjai, SB Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto memberikan apresiasi kepada para atlit Porkemi Binjai yang berhasil meraih medali...

Berhasil Mengungkap Beberap Kasus Besar, Nugroho Dipromosikan Jadi Kapolres Jepara Polda Jateng

Binjai, SBKapolri Jenderal (Pol) Idham Azis mengeluarkan TR bernomor ST/3233/XII/KEP/2019 tertanggal 6 Desember 2019 tentang mutasi Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto.Mantan...

Wanita Tanguh Zaman Milenial, Peraih mendali emas randori senior Kempo Kejurnas Bandung

Binjai, SB Menjalani kehidupan disiplin dan keras sudah tertanam pada diri...

Porkemi Binjai Raih Enam Medali di Kejurnas Bandung

Binjai, SB Meski kurang dukungan dari Pemko Binjai Porkemi tetap bisa meraih tiga emas satu perak dan dua perunggu...