Dua Rumah di Selesai Hangus Terbakar, Kerugian Diperkirakan 300 Juta

0
39


Binjai-

Sijago merah menghanguskan dua rumah di Jalan Binjai-Kuala, Dusun Simpangselesai, Desa Padangbrahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (21/10/2020) dini hari.


Informasi dihimpun, objek terbakar merupakan dua bangunan rumah permanen berukuran 5 x 12 meter yang selama ini dikontrakan pemiliknya, Warsinem (82), warga Desa Padangbrahrang.


Dalam hal ini, satu rumah dihuni oleh pasangan suami-istri, Rezeki Bangun (32) dan Rosa Beru Sitepu (35). Sedangkan satu rumah lainnya dalam kondisi kosong tak berpenghuni.
Beruntung tidak ada korban korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai lebih dari Rp 300 juta.


Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo, saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas, AKP Siswanto Ginting, Rabu (21/10/2020), membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.
Dikatakannya, musibah kebakaran yang terjadi sekira pukul 01.10 wib itu diduga disebabkan faktor kelalaian.


“Diduga karena faktor human error. Sebab ada dugaan kobaran api muncul karena dipicu sambaran api dari bensin, menyusul terbakarnya kasur diduga akibat nyala api dari obat anti nyamuk bakar,” ungkap Siswanto.


Siswanto juga mengatakan, sebelum peristiwa kebakaran terjadi, pasangan suami-istri itu diketahui sedang tertidur pulas di kamar tidur mereka, dalam kondisi lampu dan listrik padam.
Hanya saja sang istri, Rosa Beru Sitepu, mendadak terbangun, setelah merasakan suhu panas dan adanya kepulan asap tebal yang memenuhi kamar tidur mereka.


Kemudian, dia membangunkan suaminya, Rezeki Bangun, karena menyadari kasur tempat mereka tidur sudah terbakar akibat tersulut api dari jerigen berisi bensin, yang biasanya mereka jual secara eceran.


Dari situ, lanjut Siswanto, kedua korban berusaha memadamkan api dengan air. Namun kobaran api justru semakin membesar, lalu merambat ke seluruh bagian bangunan dan turut membakar rumah kosong di sebelahnya.


Sesaat setelah peristiwa tersebut dilaporkan, satu armada pemadam api milik Pemerintah Kabupaten Langkat dan tiga armada pemadam api milik Pemerintah Kota Binjai, diterjunkan ke lokasi kebakaran.


“Sayangnya upaya tersebut tetap tidak mampu menyelamatkan kedua bangunan rumah, serta sebagian besar barang dan perkakas yang ada di dalamnya,” ujar Siswanto. (Dea) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here