Home HUKUM & KRIMINAL Gorok Erna Hingga Tewas, Indra Mengaku Dibayar Keluarga Korban

Gorok Erna Hingga Tewas, Indra Mengaku Dibayar Keluarga Korban

-

Suarabinjai,– Misteri tewasnya Erna Widyawati (34) yang ditemukan terkapar bersimbah darah di Jalan Manggis Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebinggi Tinggi, Kepulauan Meranti, Rabu (30/4/2019) lalu akhirnya terkuak.

Erna ternyata menjadi korban perampokan yang dilakukan oleh Tengku Indra Gunawan (19).

Indra ditangkap di rumahnya di Jalan Dorak, Kepulauan Meranti, Kamis (9/5/2019).

Pelaku tega menggorok korban hingga tewas karena terpergok berada di rumah yang ditinggali korban.

“Tersangka dipergoki (korban) saat akan melakukan pencurian, saat terpergok korban bertanya ada apa masuk rumah saya,” ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek.

Saat itu tersangka mengaku kepada korban bahwa dirinya adalah pekerja yang sedang memasang keramik di TKP, mengingat saat itu memang sedang ada pengerjaan tersebut di rumah TKP.

“Karena korban curiga dan merasa tidak tenang, korban menelepon suami untuk menanyakan karena pekerja tehel yang kemarin-kemarin itu bukan dia,” ungkapnya.

Setelah menghubungi sang suami, ternyata diketahui bahwa memang pekerja tidak masuk hari itu. Hal tersebut membuat tersangka panik dan nekat melakukan aksinya.

Kepada polisi, pelaku sempat mengaku bahwa ia adalah pembunuh bayaran yang disewa keluarga korban.

“Dia (tersangka) awalnya mengakui bahwa disuruh, setelah tiga hari kemudian dia merubah keterangannya,” ujar Kapolres.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti AKP Ario Damar SH, SIK yang turut mendampingi Kapolres menambahkan bahwa alasan pelaku mengakui hal tersebut karena mengikuti perkembangan isu yang berkembang di masyarakat.

“Jadi pelaku ini pintar, dia mengikuti perkembangan pemberitaan dan informasi yang beredar di media sosial,” ujar Ario Damar.

Dirinya mengatakan bahwa isu yang beredar di masyarakat pada saat itu pelaku merupakan bagian dari keluarga dekat.

“Setelah itu kita cocokkan dengan korban dan keluarga. Sehingga kita ketahui ternyata antara keluarga korban dan tersangka tidak ada saling kenal,” ujarnya.

Saat ini pelaku telah ditahan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjun.

(suarabinjai.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA UTAMA

Hari Pertama PPDB SMPN 1 Binjai di Padati Warga

Binjai, SB Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) hari pertama di SMPN 1, Jalan Sultan Hasanuddin, Kec. Binjai Kota, dipadati warga, Selasa (2/7/2019).

15 Teknik Mengajar Guru Masa Kini

Menjadi guru merupakan pekerjaan yang menuntut pembaharuan di setiap harinya. Pembaharuan tersebut tak hanya berdasarkan instrument dalam pengajaran, namun dituntut untuk cerdas...

Guru Swasta di Binjai Belum Terima Dana Sertifikasi 3 Triwulan

Binjai, SB Guru guru sekolah swasta yang ada di kota Binjai hingga sekarang belum juga menerima dana sertifikasi selama 3 triwulan yang seharusnya...

Bermuasal Tanah 1,5 Hektare, ST Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Keluarga Pensiunan Polisi

Suarabinjai,-- Polda Sumut bersama Polres Dairi berhasil mengamankan 7 orang yang diduga pelaku percobaan pembunuhan berencana terhadap satu keluarga di Kelurahan Tiga Lingga, Kabupaten...

Undangan ke Medan, Sekeluarga Tewas dalam Kecelakaan Bus Sempati Star vs Xenia, 9 Orang Korban

Suarabinjai, - Bus Sempati Star bernomor polisi BL 776 AA terlibat tabrakan dengan minibus Daihatsu Xenia BK 1085 ZS. Kecelakaan itu...