Home BINJAI & SEKITARNYA LANGKAT Haga Juakta Sembiring Tega Tikam Sang Ayah hingga Tewas di Rumahnya karena...

Haga Juakta Sembiring Tega Tikam Sang Ayah hingga Tewas di Rumahnya karena Tak Suka Dinasehati

-

Suarabinjai,– Seorang pecandu narkoba di Langkat, Sumatera Utara, tega membunuh ayah kandungnya Pelaku gelap mata hanya karena tak senang saat dinasihati.

Pembunuhan itu dilakukan Haga Juakta Sembiring (30) di rumah kontrakannya di Pasar I Gang Inpres, Lingkungan V Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Langkat, Senin (14/5) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Dia menikam dada ayahnya, Sempurna Sembiring hingga laki-laki berusia 57 tahun itu tewas di tempat. Keduanya sempat bertengkar. Kegaduhan di kontrakan itu mengundang perhatian warga sekitar.

Mereka melapor ke kepala lingkungan setempat yang kemudian menghubungi pihak kepolisian.

“Kita ke lokasi setelah mendapat telepon ada ribut di rumah itu,” kata Iptu Andri Siregar, Kanit Reskrim Polsek Kuala, Selasa (14/5/2019).

Di lokasi, petugas Polsek Kuala yang hendak melakukan pengecekan ke dalam rumah memanggil Haga. Pemuda ini keluar.

“Mana bapakmu,” tanya petugas ketika itu.

Jawaban Haga di luar dugaan. “Di kamar Pak sudah kubunuh” ujarnya.

Mendengar jawaban Haga yang tidak seperti bersalah, Haga langsung diamankan dan dibawa ke kamar. Di sana ayahnya sudah dalam posisi telentang tidak bernyawa. Baju kausnya sobek dan berlumuran darah.

Berdasarkan pemeriksaan awal, Haga mengaku membunuh ayahnya karena kesal terus menerus dinasihati.

Sang ayah yang tinggal di Jalan Samanhudi, Bela Rakyat, Kuala, selalu menyambangi kontrakan Haga.

Setiap siang dan malam dia mengantarkan lauk-pauk untuk putranya itu. Setiap datang dia kerap memberi nasihat.

“Tersangka ini pemakai narkoba aktif, jenis sabu-sabu sejak 2010. 
Sudah berulang kali dia dinasihati ayahnya,” ujar Andri.

“Setiap hari ayahnya mengantarkan lauk makanan ke rumah kontrakan tersangka. Itu tadi, setiap kali datang dinasihati. Tadi malam puncaknya, begitu diantar sayurnya dan dinasihati lagi, ada di situ parang ditikamnya ayahnya,” ungkap Andri.

Tersangka yang sudah mengakui perbuatannya langsung dibawa ke Polsek Kuala. Sementara korban dievakuasi ke Puskesmas Kuala untuk menjalani pemeriksaan medis, sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Medan.

Dari lokasi, petugas menyita sebilah parang bergagang kayu, sehelai kaus berkerah berwarna hijau lumut dan singlet berlumur darah.

“Kasus ini masih terus kita dalami. Tersangka dan para saksi masih kita periksa, untuk dimintai keterangannya,” pungkas Andri.

(suarabinjai.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA UTAMA

Porkemi Binjai Raih Enam Medali di Kejurnas Bandung

Binjai, SB Meski kurang dukungan dari Pemko Binjai Porkemi tetap bisa meraih tiga emas satu perak dan dua perunggu...

Wali Kota Hadiri Kemeriahan Reuni Akbar SMA Negeri 1 Binjai

Binjai, SB Wali kota Binjai, HM. Idaham, SH,M.Si menghadiri acara Reuni Akbar Lintas Generasi SMA Negeri 1 Binjai bertempat...

Tim Porkemi Sumut Raih 8 Emas di Kejurnas Bandung

Binjai, SB Tim Persatuan Olahraga Kempo Indonesia (Porkemi) Sumatera Utara berhasil meraih 8 emas 11...

Porkemi Sumut Kirim 28 Atlit Ikuti Kejurnas di Bandung

Binjai, SB Pengurus Provinsi (Pengpro) Persatuan Olahraga Kempo Indonesia (Porkemi) Sumut mengirimkan 28 atlitnya untuk mengikuti kejurnas di Bandung...

Mayat Tanpa Identitas Mengambang di Sungai Bingai

Binjai, SB Sesosok mayat laki-laki ditemukan warga mengambang di Pinggiran sungai Dusun 4 A Desa...