Harimau Sumatera Semakin Mengganas, Lima Ekor Lembu di Langkat Kembali Dimangsa

0
63

Langkat, SB

Sebanyak lima ekor lembu peliharaan warga dimangsa harimau liar diareal kebun kelapa sawit di Dusun Batu Katak Desa Batu Jonjong Kabupaten Langkat, Senin (11/1) sekitar jam 07.00 WIB.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Sadikin (46) warga Dusun Batu Katak Desa Batu Jonjong Kabupaten Langkat, disaat hendak menggembala ternak.

Berdasarkan kronologis yang disampaikan oleh Sadikin, Senin (11/1) pagi sekitar jam 07.00 WIB, Sadikin  berangkat dari rumahnya berjarak sekira 500 meter menuju kebun kelapa sawit milik Alm Mahyuddin  yang berlokasi di Dusun Batu Katak Desa Batu Jonjong ,dimana dari 11 ekor lembu yang digembalanya, 5 ekor lembu betina ( 3 ekor induk ,2 ekor anak-an) sudah dalam keadaan mati, dan diduga kuat akibat dimangsa harimau liar.

Diketahui lembu tersebut atas kepemilikan Ucok warga  Sukamaju Kelurahan Pekan Bahorok Kabupaten Langkat, dan ianya dipercaya untuk mengembala lembu tersebut.

Masih keterangan Sadikin, dari 11 ekor lembu ada 3 ekor induk dan 2 ekor induk diikatkan ke batang pohon  sawit, sedangkan 1 ekor lagi dibiarkan lepas walau bertali tapi tidak diikatkan ke batang sawit, serta 2 ekor anak lembu  juga dilepas diareal perkebunan sawit tersebut.

Nah setibanya diareal kebun kelapa sawit milik alm. Mahyuddin dilihatnya 1 ekor lembu induk telah mati dengan kondisi pada bagian daging belakang ekor telah hilang  sebagian sedangkan leher tampak bekas gigitan taring harimau.

Melihat kondisi tersebut Sadikin lalu berinisiatif melakukan pemantauan dengan berkeliling menelusuri lokasi dan ditemukan 2 ekor lembu induk yang masih dara dan 2 ekor anakan lembu juga telah mati bekas gigitan taring harimau dilehernya namun keempat ekor keadaan badan masih utuh.

Terpisah, Camat Bahorok Dameka Putra Singarimbun, Senin (11/1) atas kejadian tersebut menegaskan, pihaknya (kecamatan) tetap berkordinasi dengan instansi terkait, dan menghimbau agar kiranya warga lebih berhati hati dan mewaspadai  akan kejadian tersebut.

Camat juga menghimbau agar sementara waktu ternak milik warga kiranya digembala atau diangon disekitar kampung pemukiman warga sembari menunggu kebijakan dan tindakan dari BKSDA, TNGL dan Kehutanan untuk evakuasi harimau tersebut, jelasnya via whats app. (Dea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here