Isra Miraj 27 Rajab – Kisah Nabi Muhammad Meminta Keringanan Salat 50 Waktu Menjadi 5 Waktu

0
644

Suarabinjai,– Isra Miraj diperingati setiap tanggal 27 Rajab atau pada tanggal 3 April di tahun 2019 ini.

Dalam peristiwa Isra Miraj, diketahui Nabi Muhammad SAW diberi perintah untuk salat 50 waktu dan nabi meminta keringanan kepada Allah SWT hingga menjadi 5 waktu.

Isra Miraj merupakan peristiwa agung saat Allah SWT memberi kesempatan Nabi Muhammad SAW untuk melakukan perjalanan mulia.

Perjalanan Nabi Muhammad SAW ditemani oleh malaikat Jibril mulai dari Masjidil Haram Mekah menuju Masjidi Aqsha Palestina.

Kemudian perjalanan itu dilanjutkan menuju ke Sidratul Muntaha untuk menghadap Allah SWT.

Imam Bukhari mengisahkan perjalanan rasul dalam Shahih Bkhari, Juz 2 halaman 52.

Perjalanan itu dimulai ketika Nabi Muhammad SAW sedang di kamarnya dalam keadaan terlelap.

Datanglah malaikat Jibril yang mengeluarkan hati Nabi Muhammad SAW dan mencucinya dan mengembalikannya dengan penuh keimanan.

Malaikat Jibril kemudian mengajak Nabi Muhammad SAW untuk melakukan perjalanan Isra Miraj dengan mengendarai binatang buraq.

Di langit dunia, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Adam AS yang merupakan bapak dari para nabi.

Malaikat Jibril memohon kepada Nabi Muhammad SAW untuk mengucapkan salam kepada Nabi Adam AS.

Kedua nabi itu saling berbalas salam dan Nabi Muhammad SAW melanjutkan perjalannya menuju langit kedua bertemu Nabi Yahya AS dan Nabi Isa AS.

Di langit ketiga, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Yusuf AS, dan di langit keempat beliau bertemu Nabi Idris AS.

Kemudian di langit kelima Nabi Muhammad SAW bertemu Nabi Harun dan di langit keenam bertemu dengan Nabi Musa AS.

Nabi Musa AS sempat menangis kala berjumpa Rasulullah SAW lantaran umatnya paling banyak yang masuk surga, melebihi umat Nabi Musa AS sendiri.

Kemudian di langit ketujuh, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Ibrahim AS dan melanjutkan perjalanan ke Sidratul Muntaha.

Nabi Muhammad SAW naik menuju Baitul Makmur yang merupakan baitullah di langit ketujuh.

Kakbah
Kakbah

Arah Baitul Makmur lurus searah dengan kakbah di bumi dan setiap hari terdapat 70 ribu malaikat yang masuk dan bertawaf di dalamnya.

Di sana, Nabi Muhammad SAW disuguhi susu, arak, dan madu.

Nabi Muhammad SAW memilih susu dan membuat Jibril berkata, “susu adalah lambang dari kemurnian dan fitrah yang menjadi ciri khas Nabi Muhammad SAW dan umatnya,”.

Di Baitul Makmur, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW diberi perintah untuk melaksanakan sarat wajib sebanyak 50 waktu setiap hari.

Rasulullah SAW pun menerima perintah itu dan kembali pulang.

Dalam perjalanan pulang, Nabi Musa AS mengingatkan bahwa umat Nabi Muhammad SAW tidak akan mampu dengan perintah salat 50 waktu sehari lantaran umatnya sudah membuktikan.

Nabi Muhammad SAW diminta untuk kembali lagi kepada Allah SWT dan memohon keringanan.

Kemudian Nabi Muhammad SAW kembali lagi ke Baitul Makmur dan memohon keringanan menjadi salat 10 waktu sehari.

Nabi Muhammad SAW kembali lagi kepada Nabi Musa AS dan kembali mengingatkan dan membuat Rasulullah SAW kembali menghadap Allah SWT.

Akhirnya Allah SWT meringankannya dengan mewajibkan salat lima waktu.

Saat kembali, Nabi Musa AS kembali mengingatkan bahwa kewajiban salat lima waktu masih berat.

Namun Rasulullah SAW menjawab bahwa dirinya malu untuk kembali menghadap pada Allah SWT dan pasrah kepada-Nya.

(suarabinjai.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here