Home LAINNYA NASIONAL Mayat Pria di Gudang Bekas Penangkaran Burung Walet Wajahnya Tak Bisa Dikenali...

Mayat Pria di Gudang Bekas Penangkaran Burung Walet Wajahnya Tak Bisa Dikenali Lagi

-

Suarabinjai,– Sesosok mayat pria di sebuah gudang kosong bekas penangkaran burung walet,Kisaran, Senin (20/5/2019) pagi.

Keberadaan mayat itu pertama sekali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB dan informasi itu akhirnya menyebar ke warga lainnya.

Hal itu membuat warga setempat dan pengendara yang kebetulan melintas berbondong-bondong untuk mencari tahu ke lokasi yang diketahui telah lama kosong.

“Jam 7 pagi tadi ada ibu-ibu bilang ada mayat di dalam gudang. Jadi kami pun coba lihat ke dalam, pas didekati mayatnya sudah nggak dikenali lagi,” kata seorang warg, Jaka.

Kepala Lingkungan (Kepling), Rahmat membenarkan adanya penemuan sesosok mayat pria di lingkungannya.

Namun, ia belum dapat memastikan identitas dari mayat yang wajahnya sudah tidak dapat dikenali tersebut.

Petugas kepolisian menggotong kantong jenazah yang berisi sesosok mayat yang sudah tidak dapat dikenali lagi, dari dalam gudang kosong bekas penangkaran walet, Jalan Cokro, Kisaran, Senin (20/5/2019). TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Petugas kepolisian menggotong kantong jenazah yang berisi sesosok mayat yang sudah tidak dapat dikenali lagi, dari dalam gudang kosong bekas penangkaran walet, Jalan Cokro, Kisaran, Senin (20/5/2019).

“Ya tadi informasi penemuan mayat, saya cek ternyata benar. Kondisinya sudah berulat dan wajahnya tak bisa dikenali lagi,” kata Rahmat.

Menurut Rahmat sesosok mayat tersebut diperkirakan bernama Syahrial.

Sebab dari keterangan salah satu keluarga, pakaian yang dipakai dan keberadaan sandal di Tempat Kejadian Perkara (TKP) merupakan milik Syahrial.

“Dari ciri-ciri sandal yang ada di lokasi itu milik Syahrial, tapi keluarga belum bisa memastikan, karena wajahnya tak dikenali lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, kakak ipar Syahrial, Dedi (38) menyebutkan jika melihat sandal yang ada di TKP, keluarga menyakini itu merupakan Syahrial.

Namun, keluarga masih tetap menunggu hasil identifikasi jenazah dari pihak kepolisian.

“Kayaknya Syahrial, karena sandal yang ada di sana kami tanda punya. Cuma kan ada dua pasang sandal disana. Wajah jenazahnya pun sudah nggak bisa dikenali lagi,” ucap Dedi.

Berdasarkan keterangan Dedi, Syahrial memang diketahui jarang pulang dan lebih sering menetap di salah satu warnet yang berada tak jauh dari lokasi.

“Emang jarang di rumah Syahrial, biasa sering di warnet. Kata orang warnet pun udah lima hari nggak kelihatan,” kata dia.

Sedangkan untuk kepentingan identifikasi dan penyidikan jenazah, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Abdul Manan Simatupang. 

(suarabinjai.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA UTAMA

Bermuasal Tanah 1,5 Hektare, ST Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Keluarga Pensiunan Polisi

Suarabinjai,-- Polda Sumut bersama Polres Dairi berhasil mengamankan 7 orang yang diduga pelaku percobaan pembunuhan berencana terhadap satu keluarga di Kelurahan Tiga Lingga, Kabupaten...

Undangan ke Medan, Sekeluarga Tewas dalam Kecelakaan Bus Sempati Star vs Xenia, 9 Orang Korban

Suarabinjai, - Bus Sempati Star bernomor polisi BL 776 AA terlibat tabrakan dengan minibus Daihatsu Xenia BK 1085 ZS. Kecelakaan itu...

Polisi Bripka Agus Dikeroyok 2 Orang Ngaku Anggota Ormas, Gigi Depan Bagian Atas Sampai Copot

Suarabinjai,-- Dua anggota ormas mengeroyok seorang anggota SPKT Polresta Denpasar, Bripka Made Agus Darmayana (40), di tempat biliar Queen Jalan Gunung Andakasa, Denpasar, Minggu...

Menurut Kontras, Polri Lebih Pentingkan Empat Pejabat Negara Daripada Korban Tewas 21-22 Mei

SUARABINJAI.COM- Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mengkritik cara penanganan kerusuhan 21 dan 22 Mei di Jakarta.

Walikota Binjai H.M Idaham Di Periksa Polda Sumut

suarabinjai.com- Penyidik Subdit III/Tipikor Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut memeriksa Wali Kota Binjai HM Idaham terkait dana hibah Komite Nasional Pemuda Indonesia...