Home POLITIK Melalui Vlog Idiot, Ahmad Dhani: Jangan Takut Wiranto Walau Nanti Masuk Penjara...

Melalui Vlog Idiot, Ahmad Dhani: Jangan Takut Wiranto Walau Nanti Masuk Penjara Sama Saya

-

Suarabinjai, – Terdakwa kasus ujaran kebencian melalui “vlog Idiot” Ahmad Dhani menyinggung nama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto sesaat sebelum sidang kasus ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/5/2019).

Dhani berpesan kepada para tokoh pendukung calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno agar tidak takut dengan ancaman Wiranto.

Dia juga meminta agar para tokoh tetap menyampaikan kebenaran walau nanti akibatnya dipenjara.

“Untuk para tokoh, jangan takut ancaman Wiranto,” kata Dhani.

Dhani juga berpesan agar para tokoh pendukung Prabowo-Sandi menegaskan yang benar dan yang salah.

“Katakan yang haq itu haq dan bathil itu bathil, jangan takut dipenjara. Kalau dipenjara nanti sama saya,” ucapnya.

Sahid, kuasa hukum Ahmad Dhani, mengatakan, pesan Dhani tersebut untuk memberi motivasi kepada para tokoh pendukung Prabowo-Sandi agar tidak takut untuk terus menyuarakan kebenaran.

“Ahmad Dhani mendengar ada menteri yang mengancam akan menghukum siapa saja yang mengkritisi kerja KPU. Lalu dia memberi motivasi saja agar tetap menyuarakan kebenaran dan jangan takut dipenjara,” kata Sahid.

Sebelumnya, Menko Polhumkan Wiranto mengingatkan pihak-pihak yang berupaya mendelegitimasi penyelenggara pemilu untuk menghentikan tindakannya.

Ia memastikan aparat penegak hukum akan menindak tegas pihak-pihak yang berupaya mendelegitimasi penyelenggara pemilu.

Penindakan dilakukan lantaran upaya delegitimasi tersebut bisa meresahkan masyarakat.

“Pihak-pihak yang masih terus melakukan upaya untuk memecah belah persatuan bangsa, mendelegitimasi lembaga pemerintah, dan menyebarkan fitnah dan ujaran kebencian agar segera menghentikan kegiatannya,” ujar Wiranto seusai memimpin rapat di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Dia mengatakan, pascapemilu banyak upaya pelanggaran hukum yang terjadi di media sosial. Ia mengatakan, sejumlah tindakan telah diambil Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menyikapi pelanggaran yang terjadi di media sosial.

Namun, Wiranto mengatakan, perlu diambil tindakan hukum yang lebih tegas agar pelaku jera dan berhenti melakukan pelanggaran tersebut.

“Mungkin perlu melakukan yang lebih tegas lagi. Media mana yang nyata-nyata membantu melakukan suatu pelanggaran-pelanggaran hukum, kalau perlu kami shut down. Kami hentikan, kami tutup enggak apa-apa. Demi keamanan nasional,” ujar Wiranto.

“Ada undang-undang, ada hukum yang mengizinkan kita melakukan itu. Sekali lagi ini demi tegaknya NKRI yang kita cintai. Demi masyarakat yang ingin damai. Masyarakat yang mendambakan kedamaian. Terutama di bulan suci Ramadhan,” lanjut dia.

(suarabinjai.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA UTAMA

Hari Pertama PPDB SMPN 1 Binjai di Padati Warga

Binjai, SB Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) hari pertama di SMPN 1, Jalan Sultan Hasanuddin, Kec. Binjai Kota, dipadati warga, Selasa (2/7/2019).

15 Teknik Mengajar Guru Masa Kini

Menjadi guru merupakan pekerjaan yang menuntut pembaharuan di setiap harinya. Pembaharuan tersebut tak hanya berdasarkan instrument dalam pengajaran, namun dituntut untuk cerdas...

Guru Swasta di Binjai Belum Terima Dana Sertifikasi 3 Triwulan

Binjai, SB Guru guru sekolah swasta yang ada di kota Binjai hingga sekarang belum juga menerima dana sertifikasi selama 3 triwulan yang seharusnya...

Bermuasal Tanah 1,5 Hektare, ST Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Keluarga Pensiunan Polisi

Suarabinjai,-- Polda Sumut bersama Polres Dairi berhasil mengamankan 7 orang yang diduga pelaku percobaan pembunuhan berencana terhadap satu keluarga di Kelurahan Tiga Lingga, Kabupaten...

Undangan ke Medan, Sekeluarga Tewas dalam Kecelakaan Bus Sempati Star vs Xenia, 9 Orang Korban

Suarabinjai, - Bus Sempati Star bernomor polisi BL 776 AA terlibat tabrakan dengan minibus Daihatsu Xenia BK 1085 ZS. Kecelakaan itu...