Pemilik Bengkel Kaget Temukan Mayat di Bak Truk, Ini Penjelasan Polres Binjai

0
110

Suarabinjai–Sesosok mayat ditemukan di dalam bak truk yang terparkir di dalam gudang bengkel 377 milik Akuang di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur.

Kassubag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting menerangkan, mayat berinisial SS tersebut ditemukan pertama kali oleh pemilik bengkel, Akuang.

Saksi masuk ke dalam gudang bengkel dan melihat mobil yang dikemudikan korban masih parkir di dalam gudang.

“Saksi pada hari Sabtu mencoba mencari keberadaan korban, menghubungi teman korban bernama Yudha yang juga supir mobil truk, lalu Akuang bertanya kepadanya, apa korban tidak masuk kerja dan kenapa mobilnya belum berangkat,” jelas Siswanto Ginting, Minggu (2/8/2020).

Saat itu, Yudha mengatakan bahwa dia dan korban berencana berangkat berbarengan dari gudang.

Mereka akan membawa mobil truk bermuatan batu pecah menuju Tebingtinggi.

Kemudian Akuang mencoba mencari keberadaan korban dengan cara memanjat ke atas bak dump truk BK 9604 CR yang dikemudikan oleh korban.

Akuang pun kaget melihat korban dalam keadaan telungkup di atas batu pecah muatan dum truk.

Akuang berulang kali mencoba memanggil korban, namun korban tidak menyahut dan sama sekali tidak bergerak.

“Atas pemberitahuan dari saksi, petugas Polsek Binjai Timur beserta Tim Medis dari Puskesmas Tanah Tinggi berangkat ke TKP, setelah diperiksa dan diturunkan dari atas dum truk, korban sudah meninggal dunia,” jelas AKP Siswanto Ginting.

“Saat dicek mayatnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Dari keterangan anak korban atas nama M Syahputra, bahwa sebelum berangkat korban memang batuk dan sedikit sesak. Di dalam kantong korban ditemukan tablet obat, dan kini korban sudah dibawa ke RSUD Dr Djorlham Binjai untuk dilakukan visum luar,” ungkap Siswanto.

Dari keterangan penjaga malam bengkel, Nanus Sinulingga bahwa korban memasuki gudang sekira pukul 05.00 WIB. Nanus Sinulingga juga sempat menyerahkan uang jalan kepada korban.

“Setelah menerima uang jalan korban berangkat menuju mobil yang dikendarainya, namun saksi tidak mengetahui berangkat atau tidak,” kata Nanus.

(Suarabinjai.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here