Perampok yang Ketakutan Sembunyi di Bawah Tempat Tidur

0
75

Suarabinjai–M Hafiz Agustia Nasution alias Hafiz (25) sudah seminggu belakangan ini dicari-cari polisi.

Warga Dusun V, Desa Sei Silau, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan itu terlibatĀ perampokan bersama rekannya Ikbal yang sudah lebih dulu diamankan. Berkat Ikbal, Hahiz pun akhirnya ditangkap.

“Berdasarkan pengakuan tersangka Ikbal, tersangka Hafiz ini bersembunyi di rumahnya.

Lalu pada Jumat (17/7/2020) malam kami putuskan untuk menjemput dan menangkap pelaku,” kata Kapolsek Prapat Hanji Ipti JT Siregar, kemarin (18/7/2020).

Perwira berpangkat dua balok emas di pundak ini mengatakan, saat akan menangkap Hafiz, polisi turut membawa tersangka Ikbal.

Pelaku diminta menunjukkan dimana kediaman Hafiz.

Begitu tiba di Dusun V, ternyata kedatangan polisi sudah diketahui oleh Hafiz.

“Saat kami gerebek rumahnya, pelaku yang ketakutan ini sempat bersembunyi di bawah tempat tidur.

Namun setelah dilakukan penggeledahan, tim berhasil mengamankan pelaku,” kata Siregar.

Usai menangkap Hafiz, polisi kemudian membawanya ke mako guna proses lebih lanjut.

Disinggung mengenai kasusĀ perampokan ini, Siregar mengatakan bahwa Hafiz bersama Ikbal merampok korbannya Endra Saputra (18) warga Dusun II Desa Sei Silau Tua, Kecamatan Setia Janji, Asahan pada 11 Juli 2020 lalu.

Saat itu, korban dirampok ketika melintas di perkebunan karet emplasmen Kecamatan Setia Janji.

Adapun modus kedua pelaku, berpura-pura minta tolong mendorongkan motor yang tengah mogok karena alasan kehabisan bensin.

Begitu sampai di lokasi yang sepi, Hafiz dan Ikbal memaksa korban turun dari motornya.

Kedua pelaku juga berupaya menyakiti korban dengan cara dipiting dan dicekik.

“Pelaku juga mengancam akan melukai korban,” kata Siregar. Karena korban ketakutan, dia pun pasrah dompet dan HP miliknya diambil pelaku.

Selanjutnya, kedua pelaku meninggalkan korban di lokasi kejadian.

Dalam kasus ini, polisi akhirnya menyita barang bukti satu satu unit android merek Vivo milik korban.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat atas Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan.

(Suarabinjai.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here