Beranda HUKUM & KRIMINAL Polres Binjai Gelar Konprensi Pers Dan Tetapkan Seorang Tersangka Oknum ASN Binjai

Polres Binjai Gelar Konprensi Pers Dan Tetapkan Seorang Tersangka Oknum ASN Binjai

-


Binjai, SB

Polres Binjai menggelar konprensi Pers terjadinya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Binjai, dengan seorang tersangka berinisial SS (49) warga Komplek Griya Payaroba, Blok K12, Kelurahan Payaroba Kecamatan Binjai Barat yang juga merupakan Oknum ASN di Dinas PUPR Pemko Binjai, Rabu (27/11) Siang.

Dalam Konprensi Pers tersebut, Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto SH. SIK. MH, mengatakan, pihaknya baru menetapkan seorang tersangka berinisial SS.

“Satu orang kita tetapkan sebagai tersangka berinisial SS. Saat ini kita masih melakukan pengembangan. Kalau ada tersangka lainnya, nanti kita informasikan,” tegas Kapolres Binjai dihadapan awak media, saat menggelar Konprensi Pers di halaman Mapolres Binjai.

Lebih lanjut di katakan Kapolres Binjai, setelah dilakukan Interogasi, tersangka mengaku jika Alat berat milik Dinas PUPR Binjai tersebut disewakan dengan nominal mulai dari Rp 800.000 sampai 2.300.000 perharinya.

Lanjut Kapolres, sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan, untuk PAD yang disetor setiap harinya hanya Rp 100.000 sampai Rp 300.000 perharinya.

“Nah, pelanggarannya disini. Kemana sisa uang itu. Artinya ke Pribadi,” ungkap Kapolres, seraya menegaskan jika motifnya adalah mencari keuntungan pribadi/koorporasi berupa uang tidak sah.

Disinggung apa Peran tersangka dalam kasus ini, Kapolres Binjai dengan tegas mengatakan jika SS adalah pihak yang menyewakan alat berat.

“Tersangka yang menyewakan alat berat,” kata Kapolres Singkat, sembari menegaskan, sesuai Perintah Kapolri, kita akan mengawasi pembangunan di Daerah ini tanpa ada kesalahan Prosedur, contohnya dalam hal penggunaan alat berat ini.

Dalam kasus ini, adapun Pasal yang disangkakan adalah Pasal 12 huruf e, a, b, Subs Pasal 11 Undang Undang RI No 20 tahun 2001, tentang perubahan atas Undang Undang RI No 31 tahun 1999, tentang Pemberantasan tindak Pidana Korupsi.

“Ancamannya Pidana Penjara paling lama 20 tahun, dan Pidana denda paling banyak Rp 1 Miliar,” ujar Kapolres.

Diketahui, OTT yang dilakukan oleh Unit Tipikor Polres Binjai, terjadi pada Kamis (21/11/2019) lalu, sekira Pukul 15.00 Wib.

Dalam penangkapan itu, Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp 15.746.000, serta 1 buah tas yang berisikan 3 lembar kertas yang bertuliskan data uang pengeluaran alat berat dan 1 buah buku data pengeluaran biaya uang alat berat. (Dea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA UTAMA

Masyarakat Binjai Dihimbau Untuk Tidak Berdesakan Dalam Mencairkan BST

Binjai, SB Kepala kantor Pos kota Binjai Wasnal Fuadi menghimbau kepada warga untuk mengindari penumpukan saat mengambil Bantuan Sosial...

Diduga Memeras Kontraktor, Ketua OKP Ditangkap Polisi

Binjai, SB Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Binjai YI alias ID, diamankan personel Polres Binjai karena diduga...

Terkait OTT Ketua OKP, Kerumunan Pemuda Protes Didepan Polres Binjai

Binjai, SB Sejumlah Organisasi Kepemudaan (okp) di Binjai melakukan protes terhadap Polisi Resort Binjai,...

Wali Kota Binjai Akan Buat Perwal Wajib Penggunaan Masker

Binjai, SB Wali Kota Binjai, Muhammad Idaham berencana akan menandatangani Peraturan Walikota (Perwal)  tentang kewajiban warga kota memakai masker...

Tim Gabungan Lakukan Rapid Tes Massal Sambut HUT Kota Binjai ke 148

Binjai, SB Sambut HUT kota Binjai ke 148, Tim gabungan Pemko Binjai lakukan rapid tes secara massal dan menghimbau...