Pura-Pura Mati, Pelaku Pemalsuan Insurace Untung 90 Juta

0
58

Binjai, SB

PT BNi Life Insurance kali ini kecolongan lewat aksi yang dilakukan Hary Mulyadi (42) warga , IV, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur.

Pasalnya, pelaku yang bekerja sebagai karyawan swasta ini melakukan aksi pura-pura mati demi mendapatkan sejumlah rupiah. 

Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo, SIK didampingi Kasubag Humas AKP Siswanto Ginting dan Kasat Reskrim AKP Yayang Rizky Pratama SIK membeberkan kronologis pemalsuan data yang dilakukan tersangka Hary Mulyadi. Awalnya ” kata Kapolres ” pada 6 Februari 2020 tersangka membeli produk asuransi BNI Life Digi Micro Protection ke PT BNI Life Insurance secara online dengan cara di transfer untuk mendapatkan polis asuransi.

Dan pada 7 Maret 2020, tersangka memalsukan surat kematiannya dari Lurah Tunggurono dan memalsukan surat keterangan kecelakaan lalu lintas. Parahnya, tersangka juga memalsukan tanda tangan istrinya untuk formulir klaim asuransi.

” 9 maret 2020 tersangka mengirim berkas klaimnya ke PT BNI Life Insurance di Jakarta, dan kemudian pada 30 Maret 2020 PT BNI Life menyalurkan santunan sebesar Rp 90.000.000 ke rekening tersangka HM ” terang Romadhoni, saat menggelar pres rilis di Halaman Polres Binjai, Selasa (22/12/2020).

Lebih jauh Alumni Akpol 93 itu memaparkan pada 16 Desember 2020 pihak PT BNI Life membuat laporan ke Polres Binjai terkait penipuan dan surat pemalsuan karena ternyata HM belum meninggal. Dan 17 Desember 2020 pelaku berhasil ditangkap petugas di kediamannya di Pancur Batu Deli Serdang.

Atas perbuatannya, ucap Kapolres ” pelaku dikenakan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara ” katanya.
Press rilis turut dihadiri langsung Asisten Manager BNI Life Insurance Pusat Dody. (Dea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here