Beranda HUKUM & KRIMINAL Setelah Digerebek Suami Seorang Polisi, Bidan dan Dokter Spesialis Ini Terancam Dipecat

Setelah Digerebek Suami Seorang Polisi, Bidan dan Dokter Spesialis Ini Terancam Dipecat

-

Suarabinjai, – Setelah digerebek suaminya saat sedang berduan dengan seorang dokter di sebuah kamar di Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Selasa (1/10/2019), MAD bidan yang bertugas di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Jawa Timur, terancam dipecat.

Bahkan, usai digerebek pada Selasa, oknum dokter dan MAD belum masuk kerja.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, dr Sugeng Mulyadi menjelaskan, MAD merupakan karyawan yang diangkat manajemen RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, pada tahun 2016.

Sedangkan, ARP merupakan dokter spesialis berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), dokter ASN itu diangkat tahun 2013.

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Kronologi pengerebekan

Digerebeknya MAD bersama dengan oknum dokter berawal dari kecurigaan KH terhadap istrinya MAD.

Pada Selasa pagi, KH kemudian diam-diam membuntutinya.

Saat membuntuti istrinya, KH memergoki MAD dan pria lain masuk ke salah satu rumah di wilayah Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari.

Saat digerebek, dokter dan bidan itu tertangkap basah sedang berduaan di dalam kamar.

“Yang laki-laki dokter dan yang perempuan bidan. Keduanya diserahkan ke Mako (Mapolres Mojokerto Kota),” kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Ade Warokka saat dikonfirmasi di Mapolres Mojokerto Kota, Selasa.

Setelah digerebek, keduanya yang merupakan petugas medis di rumah sakit pemerintah tersebut diserahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Mojokerto Kota.

“Masih kita selidiki. Kalau nanti terbukti ada unsur pidana akan kami tindak lanjut dengan proses penyidikan,” kata Warokka.

2. Belum masuk kerja

Usai digerebek, oknum dokter dan bidan yang bekerja di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, pada Rabu, belum masuk kerja.

Mulyadi mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait dua anak buahnya, ARP dan MAD, yang digerebek saat keduanya berada dalam satu kamar.

Kedua tenaga medis di rumah sakit milik Pemkot Mojokerto itu digerebek KH, suami dari MAD.

“Kami belum bisa mengklarifikasi karena hari ini belum masuk kerja. Memang bekerja di sini,” katanya saat ditemui dikantornya, Rabu (2/10/2019).

Dia menjelaskan, pihak manajemen RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, masih menunggu kepastian informasi dan status keduanya.

Sejauh ini, ujar Sugeng, pihaknya belum mengambil langkah apa-apa terhadap kedua anak buahnya.

Pihaknya masih menunggu keterangan dari Kepolisian terkait status ARP dan MAD atas dugaan perbuatan asusila yang dilakukan keduanya.

3. MAD terancam dipecat

Mulyadi mengatakan, setelah digerebek suaminya, MAD, istri polisi yang bekerja sebagai bidan di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, Jawa Timur, terancam dipecat.

Sugeng mengakui, pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait dua anak buahnya, ARP dan MAD, yang digerebek saat keduanya berada dalam satu kamar.

“Pasti ada sanksi tegas, tetapi untuk tindakan atau sanksi tegasnya kami masih menunggu bagaimana statusnya,” katanya.

4. Sanksi mengikuti aturan yang berlaku

Dijelaskannya, MAD, merupakan karyawan yang diangkat manajemen RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, pada tahun 2016.

Sedangkan, ARP merupakan dokter spesialis berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dokter ASN itu diangkat tahun 2013.

“Memang bekerja di sini. Yang satu statusnya ASN, satunya lagi statusnya karyawan BLUD, kami yang mengangkat,” ungkap Mulyadi.

Dia menyebut, sanksi untuk kedua pegawainya tersebut mengikuti aturan yang berlaku.

Adapun sanksinya, beber Mulyadi, terdiri dari sanksi ringan, sedang, hingga sanksi berat. Untuk sanksi berat, putusannya adalah pemecatan.

“Prinsipnya kami menghormati asas praduga tak bersalah. Kalau nanti dipastikan terlibat pidana, sanksi tegas pasti diberikan,” kata dia. 

(suarabinjai.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA UTAMA

Masyarakat Binjai Dihimbau Untuk Tidak Berdesakan Dalam Mencairkan BST

Binjai, SB Kepala kantor Pos kota Binjai Wasnal Fuadi menghimbau kepada warga untuk mengindari penumpukan saat mengambil Bantuan Sosial...

Diduga Memeras Kontraktor, Ketua OKP Ditangkap Polisi

Binjai, SB Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Binjai YI alias ID, diamankan personel Polres Binjai karena diduga...

Terkait OTT Ketua OKP, Kerumunan Pemuda Protes Didepan Polres Binjai

Binjai, SB Sejumlah Organisasi Kepemudaan (okp) di Binjai melakukan protes terhadap Polisi Resort Binjai,...

Wali Kota Binjai Akan Buat Perwal Wajib Penggunaan Masker

Binjai, SB Wali Kota Binjai, Muhammad Idaham berencana akan menandatangani Peraturan Walikota (Perwal)  tentang kewajiban warga kota memakai masker...

Tim Gabungan Lakukan Rapid Tes Massal Sambut HUT Kota Binjai ke 148

Binjai, SB Sambut HUT kota Binjai ke 148, Tim gabungan Pemko Binjai lakukan rapid tes secara massal dan menghimbau...