SMA PABA Binjai : Merdeka Belajar Melalui Relawan Mengajar

0
225

Tak terasa, pandemi Covid-19 sudah memasuki bulan ke enam. Bagi dunia pendidikan, perubahan proses belajar yang mengharuskan sistem daring, membuat sebagian besar anak didik kesulitan mengikuti ritme pembelajaran sekolah. Ya, keadaan ini memang terkesan tidak siap.

Mulai dari orang tua yang mengeluh, karna harus berperan aktif dalam proses belajar anak. Ketidaksiapan fasilitas yang membuat siswa ketinggalan pelajaran. Kerinduan-kerinduan siswa terhadap guru yang tak terhalang layar handphone. Namun semua sedang berjuang melawan musibah yang tak diinginkan ini.

Namun seiring perkembangan zaman, apalagi ditengah pandemi, mau tidak mau, siap tidak siap, pemerintah harus merubah tradisi belajar di Indonesia.

Dengan jiwa berbagi siswa/I SMA PABA Binjai melalui Gerakan Relawan Mengajar oleh OSIS bergerak mengajar ke rumah-rumah. “Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan kami siap kerumah masyarakat, mengobati rindu mereka  untuk belajar” ujar Syahrul Wakil Ketua OSIS.

Rabu (7/10) di Mesjid Al- Muhtadin Bonjol kegiatan belajar mengajar berlansung dengan lancar. Ibu Ratna salah satu warga setempat merasa senang kegiatan belajar ini terus berlanjut. “karna sudah lama sekali anak-anak ini tidak belajar disekolah, dari pada mereka main tak menentu, ini sudah ketiga kalinya relawan mengajar ini berlangsung, harapannya teruslah sampai anak-anak bisa sekolah seperti semula. Namun kita tetap menerapkan protokol kesehatan menurut saya tidak jadi masalah ya” ujar beliau.

Aulia Rahman selaku kepala sekolah SMA PABA menjelaskan, relawan yang mengajar merupakan siswa dan siswi SMA PABA Binjai yang tergabung di dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

” Peroses belajar sudah dilakukan di lima kecamatan di Kota Binjai, Untuk tingkat SD kita mengajarkan membaca menulis dan menghitung (Calistung) sedang untuk tingkat SMP kita mengajarkan semua mata pelajaran ditambah mengaji,” ucapnya.

Aulia Rahman berharap dengan adanya program relawan mengajar para siswa SD dan SMP di Kota Binjai tetap dapat mendapatkan ilmu dan tidak ketinggalan pelajaran walaupun di situasi pandemi.

Melihat fakta yang ada, kegiatan belajar daring tak melulu tentang kuota Internet, semangat peserta didik yang tak bertemu teman dan gurunya tentu juga jadi permasalahan. Itu sebabnya dalam pembelajaran tatap muka selama ini pun guru diharuskan memotivasi siswa. Kejenuhan, keterbatasan fasilitas, keterbatasan daya tangkap setiap anak pasti berbeda.

Tak banyak yang bisa kita lakukan untuk mengatasi kondisi saat ini. Kegiatan kecil yang dilakukan harapannya bukan menjadi suatu hal yang menimbulkan kontroversi,  namun dijadikan motivasi. Bahwa kita yang tengah dilanda keterbatasan ruang gerak ini, sebenarnya tetap bisa berbuat dan bergerak dari ruang lingkup yang kecil.

Jangan melihat terlalu jauh, jika kamu seorang pelajar/mahasiswa lihat orang sekitar di lingkungan kita, ada berapa adik-adik yang bisa kita ajarkan disaat kondisi yang seperti ini. Karna sesungguhnya berbagi ilmu bisa dilakukan siapa saja bukan hanya tugas seorang guru profesional di sekolah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here