Tidak Qorum, Sidang Paripurna DPRD Langkat Pengesahan Ranperda 2021 Gagal

0
72

Langkat, SB
Rapat paripurna DPRD Langkat gagal mengesahkan Ranperda APBD Langkat 2021 menjadi Perda, Senin (30/11/2020). Padahal, sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Langkat, Surialam sudah diskor hingga 3 kali karena anggota yang hadir tidak qorum. 


“Dikarenakan rapat hanya dihadiri 23 orang anggota dari jumlah 50 orang anggota DPRD Langkat, rapat paripurna diskor karena jumlah kehadiran anggota DPRD tidak memenuhi qorum,” kata Suarialam.


” Dalam 3 hari, atau seminggu kedepan segera dibahas dalam mekanisme Bamus DPRD untuk menentukan tahapan selanjutnya. Rancangan APBD 2021 telah melalui mekanisme pembahasan di Badan Anggaran DPRD Langkat,  lanjut Surialam menjelaskan. 


Surialam juga tidak mengetahui persis alasan 27 anggota DPRD Langkat tidak hadir dalam rapat paripurna, sehingga 3 kali lakukan skor.


Padahal, rapat paripurna DPRD Langkat dihadiri Bupati Langkat Terbit Rencana PA bersama Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin dan Sekdakab Langkat dr Indra Salahudin serta para pimpinan organisasi perangkat daerah dan Camat se Kabupaten Langkat.


Menyikapi hal tersebut,  ketua partai Perindo kabupaten Langkat,  Thomas Syahputra mengatakan mendukung dari sikap ke tiga anggota legislatif dari partai Perindo yang duduk di DPRD Langkat saat ini,  pasalnya banyak pengajuan yang diberikan anggota legislatifnya yang ditolak oleh pemerintah kabupaten Langkat,  padahal yang diajukan tersebut merupakan hasil reses ke masyarakat dan dianggap hal yang sangat penting dilakukan di tahun 2021 mendatang. 


” saya sangat mendukung langkah yang diambil anggota legislatif partai Perindo langkat,  karena memang selaku ketua partai,  banyak hal yang sudah dilaporkan kepada saya yang disimpulkan saat reses di dapil masing – masing,  ujar ketua Perindo Langkat. 


Ketua Perindo juga berharap agar pemerintah kabupaten langkat mengkaji ulang Ranperda tersebut,  agar pembangunan di kabupaten langkat bisa merata dan menyentuh hingga ke pelosok desa. 


” maunya pemerintah kab. Langkat bisa mengkaji ulang Ranperda tahun 2021, agar pembangunan di langkat bisa merata dan bisa dirasakan seluruh warga kab. Langkat”, harap Thomas. (Dea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here