Beranda LAINNYA INTERNASIONAL Viral Remaja Perempuan Menangis Kejar Jenazah Ibunya, Belum Sempat Ucapkan Selamat Tinggal

Viral Remaja Perempuan Menangis Kejar Jenazah Ibunya, Belum Sempat Ucapkan Selamat Tinggal

-

Suarabinjai, – Virus Corona telah merenggut nyawa ratusan orang di dunia, dengan puluh ribuan orang di China terinfeksi virus tersebut.

Seorang remaja perempuan baru-baru ini harus kehilangan ibu yang dia sayangi karena Virus Corona.

Namun yang paling menyedihkan, dirinya tak bisa melihat wanita itu untuk terakhir kalinya.

Sebuah video menunjukkan remaja perempuan itu menangis tersedu-sedu memanggil ibunya, yang dibawa pergi untuk dikremasi.

Remaja itu dilaporkan tidak diizinkan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada ibunya karena khawatir dia akan terkena virus tersebut.

Adegan tragis itu ditangkap sekitar pukul 22:00 pada hari Sabtu di luar Rumah Sakit Pengobatan Terpadu Cina dan Barat Tiongkok, menurut outlet berita video lokal Pear.

Dokter telah gagal menyelamatkan ibu wanita yang diduga memiliki coronavirus dan dipindahkan ke pusat medis untuk perawatan, kata laporan itu.

Cuplikan dari insiden itu, yang diunggah ke aplikasi video pendek Cina Douyin oleh Wuhan TV.

Tampak remaja perempuan itu mengenakan jaket putih, mengejar mobil mini van, yang perlahan-lahan pergi menjauh dari rumah sakit.

Video berdurasi 18 detik itu telah dihapus dari akun stasiun TV resmi karena alasan yang tidak ditentukan, tetapi telah menyebar di Twitter.

Seorang saksi mata yang mengambil video mengatakan kepada Pear Video, bahwa anak itu kehilangan ibunya karena virus corona.

“Ibunya meninggal selama perawatan darurat. [Dokter] tidak bisa menyelamatkannya. Pihak krematorium langsung mengirim kendaraan untuk membawa mayat,” tutur seorang saksi mata.

Sumber itu menambahkan bahwa pihak berwenang bertujuan untuk mengkremasi tubuh para korban secepat mungkin dan akan memberikan abu mereka kepada anggota keluarga..

Korban tewas akibat virus itu terus meningkat di China.

Penyakit mematikan, yang dapat menyebar di antara manusia, telah membunuh setidaknya 600 an orang dan menginfeksi lebih dari 31 ribu orang di dunia.

(suarabinjai.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA UTAMA

Cepat Redam Rusuh Rutan Kabanjahe, TJI Apresiasi Kapoldasu

Jakarta, SB Direktur The Jakarta Institute Reza Fahlevi mengapresiasi penanganan cepat dan tepat Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani...

Mantan Kapolres Binjai Serah Terima Jabatan Menjadi Kapolres Jepara Di Mapolda Jawa Tengah

Jepara, SB Mantan Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto SH, SIK, MH, Serah Terima Jabatan...

Bawa 50 Gram Diduga Sabu Ham di Tembak Polisi

Binjai, SB Satresnarkoba Polres Binjai berhasil mengamankan dua tersangka kurir narkotika di jalan Soekarno Hatta kelurahan Tunggurono kecamatan Binjai...

KPU RI Kunjungi Binjai, Evi : Binjai Siap Terapkan e-Rekap di Pilkada 2020

Binjai, SB Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menyebut Kota Binjai merupakan salah satu...

Raih Medali di Kejurnas Bandung, Kapolres Binjai Beri Apresiasi Kepada Atlit Porkemi

Binjai, SB Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto memberikan apresiasi kepada para atlit Porkemi Binjai yang berhasil meraih medali...