SERBA-SERBI SPIRIT DOLL : KALO BONEKA PARTAI, BARU BAHAYA

0
194

Akhir-akhir ini, jagat maya dihebohkan dengan berita soal Ivan Gunawan yang memiliki spirit doll yang ia anggap seperti anak sendiri.

Spirit doll adalah boneka yang menyerupai bayi dan diperlakukan layaknya anak dengan diberi makan, berpakaian, dan dirawat setiap hari.

Dikutip dari The Culture Trip, (11/12/2017) spirit doll mirip seperti boneka bayi dari Thailand yang disebut Luk Thep.

Luk Thep atau “malaikat anak” dalam bahasa Thailand adalah boneka bayi yang dipercaya dirasuki roh halus pembawa keberuntungan dan kemakmuran.

Terdapat beberapa teori mengenai bagaimana tradisi Luk Thep ini muncul. Salah satunya mengatakan Luk Thep dipopulerkan oleh Mae Ning. Dia disebut-sebut bertanggung jawab mengubah boneka plastic sederhana menjadi pembawa keberuntungan yang dihormati. Dia merupakan penjual boneka dan juga mengaku sebagai ahli ritual hindu. Dia mngklaim saat siaran bahwa boneka memiliki kekuatan super.

Tak lama setelah mengeluarkan pernyataan tersebut, para biksu Budha dan peramal mengadakn ritual untuk menempatkan roh keberuntungan ke dalam boneka plastic.

Teori lain tentang asal-usul Luk Thep menyebut tradisi itu adalah versi terbaru dari Kumang Thong.

Kumang Thong adalah janin yang telah meninggal sebelum dilahirkan disimpan dan diyakini membawa arwah anak yang telah meninggal.

Sementara itu lainnya percaya bahwa tradisi Luk Thep terkait dengan tingkat kesuburan yang rendah di Thailand, karena wanita Thailand paruh baya paling sering membawa boneka suci ini.

Keyakinan umum lainnya Luk Thep muncul kerena iklim ekonomi yang menantang di Thailand pada tahun 2016 ketika tradisi itu lahir, warga Thailand membutuhkan sesuatu untuk dipegang (secara harfiah).

Sedangkan di Negara barat sendiri spirit doll hanya dijadikan sebagai terapi psikologi bagi ibu yang kehilangan bayinya.

Ernest Prakasa, sutradara sekaligus seorang komika, menyoroti fenomena spirit doll atau boneka arwah yang sedang menjadi polemik di tengah masyarakat.  

Menanggapi hal itu, Ernest Prakasa mengaku heran lantaran adopsi boneka arwah dipermasalahkan pihak-pihak tertentu. Padahal menurutnya, fenomena sejumlah artis yang mengadopsi boneka arwah itu tidak perlu dipermasalahkan.

“yaudah sik boneka arwah biarin aja” kata ernest Prakasa melalui cuitan di akun Twitter miliknya @ernestprakasa. Selanjutnya ia menyebutkan ada yang lebih berbahaya ketimbang boneka arwah. Ada baiknya waspada pada boneka partai yang jauh lebih berbahaya.

“kalo boneka partai, baru bahaya” terangnya. Sontak cuitan Ernest Prakasa itu langsung dibanjiri komentar beragam dari warganet. Hingga saat ini cuitan tersebut sudah mendapat lebih dari 15 ribu like dan 2.639 retweet serta 1.007 komentar.

Berikut komentar warganet yang menanggapi cuitan Ernest tersebut yang berhasil kami rangkum.

“tiati kalo pesan barang online koh, ntar diganti sinte, kurirnya bawa HT” ujar @Xcalibrr1.

“yang larang export trus ga lama disleding tackle sama menterinya itu bukan koh?” tulis akun @HobiMobil.

“tp kan pemerintah sekarang bisa stop ekspor batubara demi kepentingan dalam negeri walaupun Cuma 10 hari tp masih hebat drpd ngga” kata akun @ris_rus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here