Soal Penugasan Plt Kepala Sekolah, Kabid GTK Bilang Gini

0
25

Binjai, SB

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Binjai Ollyvia Agustien Sembiring, menyebut penugasan Plt Kepala Sekolah tak mengacu Permendikbud Nomor 40 tahun 2021. Bahkan kata dia, Pelaksana Tugas (Plt) tak harus mengikuti seleksi.

Menurutnya, Plt sejatinya tetap dibebani jam mengajar lantaran berstatus masih sebagai guru. Beda dengan Kepala Sekolah Definitif atau disebut dengan Managerial yang tak dibebani lagi jam mengajar.

“tidak Permendikbud, Justru mengacu kepada peraturan BKN. Bahwa Pelaksana Tugas menjabat selama 3 bulan dan paling lama 6 bulan,” sebut dia, tanpa menjelaskan dalam peraturan nomor berapa.

Penempatan Plt disebut Ollyvia berpulang ke administarsi sekolah agar Dapodik tak bermasalah.” Kalau Plt ditempatkan di sekolah yang bukan induknya, data Dapodiknya nanti akan bermasalah.

” maka kita mengangkat Plt berdasarkan guru yang berada di sekolah induknya. Nah ada sekitar 35 Plt Kepsek yang kita tempatkan di sekolah induknya masing-masing. Tentunya diangkat yang lebih senior secara golongan, masa kerja dan klasifikasi lain di sekolah tersebut,” imbuhnya lagi.

Di Binjai, lanjut Ollyvia, hanya ada sekitar 20 guru yang dilatih sebagai guru penggerak dengan sistem online, itu pun belum selesai.” semua sistem seleksi dari Pusat (Kemendikbub).

“Dalam program Calon Kepala Sekolah (Cakep), peran Dinas Pendidikan hanya mengusulkan peserta yang namanya sudah ada dalam Simtendik (Sistem Tenaga Kependidikan) dari Dapodik. Bagi nama yang sudah terdaftar disitu (Simtendik) barulah bisa mengikuti program cakep” beber wanita berhijab itu.

Kalau untuk guru penggerak, kata Ollyvia melanjutkan,” mereka daftar langsung. Ada akun atau link peserta sendiri. Fungsi kita di Disdik Binjai mendorong mereka untuk ikut. Tapi banyak guru-guru yang enggan ikut seleksi. Kita tak ada intervensi, kemampuan guru itu sendiri yang menentukan.

“Memang saya akui bahwa cukup banyak tahapan yang harus dijalani peserta saat seleksi guru penggerak,” tambahnya lagi.

Disisi lain, terkait 6 bulan masa jabatan Plt Kepsek, untuk pergantian ke Definitif Ollyvia bilang ada wewenang Kepala Daerah.

“Kalau untuk menjabat sebagai Kepala Sekolah Definitif ada wewenang Kepala Daerah, jadi kita ya tetap menunggu perintah Kepala Daerah,” ucapnya.

Berita sebelumnya, yang dikutib Rabu (3/4). Sejumlah kepala sekolah SD – SMP di Binjai dirotasi lantaran pengangkatan Plt Kepsek dinilai tak sesuai Permendikbud no 40 tahun 2021. (Kro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here